'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Daun Jati Jadi Solusi Bungkus Takjil Ramah Lingkungan
16 April 2021 22:24 WIB | dibaca 150
 
Ramadhan 1442 H sebagian daerah sudah memasuki zona kuning bahkan hijau pandemi covid. 
 
 
Kembali marak suasana berbuka puasa di musholla bahkan masjid sembari jelang berbuka puasa,  
 
Penantian itu tentunya diharapkan dengan mendengarkan tausiyah dari para mubaliqh juga aktifitas positif lainnya. 
 
Takjil adalah salah satu hidangan yang disuguhkan kepada para jamaah dan tidak boleh luput dari perhatian semua warga muhamnadiyah yang telah merintis GMPS (Gerakan Muhammadiyah Peduli Sampah) 
 
 
Kata takjil memiliki arti mempercepat dalam berbuka puasa. Kata ini berakar dari kata 'ajila dalam bahasa Arab yang memiliki arti menyegerakan, sehingga takjil bermakna perintah untuk menyegerakan untuk berbuka puasa
 
Kemasan takjil ramah lingkungan perlu mendapat perhatian dari kita semua,  tanpa terkecuali warga muhammadiyah sebagai organisasi yang berkemajuan. 
 
Salah satu alternatif bentuk penyajian hidangan yang tidak kalah menarik adalah pemakaian daun jati sebagai pengganti pembungkus makanan dari plasik. 
 
Hal ini dilakukan sebagai salah satu bagian dari ihtiar pengurangan sampah yang bisa menimbulkan resiko bencana seperti banjir,  pencemaran lingkungan. 
 
Bagi daerah yang masih memiliki pohon jati,  daunnya bisa dimanfaatkan untuk membungkus makanan.
 
Rasa dan aroma hidangan pun menjadi sedap untuk di santap. 
 
Semoga menginspirasi semua warga muhammadiyah untuk tetap ramah lingkungan dalam bulan ramadhan. 
 
Jumat mubarrok
4 Ramadhan1442 H
16 April 2021
 
Penulis : Deny Ana I'tikafia
Ketua Divisi Lingkungan Hidup
LLHPB PWA jateng.
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari