'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
FUNGSI KELUARGA HADAPI WABAH COVID-19
06 April 2020 14:36 WIB | dibaca 153

Oleh : Deni Ana I’tikafia

(Ketua LLHPB PD Aisyiyah Jepara)

Jepara - Sejak diketemukannya virus yang bernama corona, berbagai macam orang dalam cara menyikapi, ada yang acuh tak acuh seakan tidak terjadi apa-apa, ada yang mensikapinya dengan sangat hati-hati, sampai stress ketika melihat di mass media ramai memperbincangkan tentang corona, sampai akhirnya masuk rumah sakit, ada yang menyibukkan diri dengan berbagai hobbi yang ditekuninya.

Berikut ini adalah salah satu tulisan buah pikiran dari saya, sebagai salah satu anggota Poskor MCCC wilayah jateng yang diberi amanah dalam bertugas menjalankan devisi kemasyarakatan, bidang katavid (keluarga tanggap covid)

8 Fungsi keluarga yang telah berulang kali di bahas, menurut Undang Undang Perlindungan Anak No 23 tahun 2002 , patut kita terapkan pada waktu sekarang ini, terkait musibah yang tengah melanda dan banyak diperbincangkan khalayak ramai,
Berikut ini kita bahas satu persatu dari fungsi pertama sampai fungsi ke delapan.

Yang pertama adalah fungsi agama yaitu dengan adanya musibah wabah corona ini kita diharapkan tinggal di rumah, mengajak seluruh anggota keluarga untuk menambah keimanan dan ketaqwaan. Oleh karena itu kita harus bisa mengajak keluarga untuk selalu sholat berjamaah di rumah, tadarus dan melakukan sunah puasa, senin kamis, puasa daud. Mengikuti pengajian melalui media massa.

Kedua, Fungsi Sosial budaya, bahwa bencana ada 2 macam yaitu bencana alam dan non alam. Bencana alam menjadi urusan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Lingkungan Hidup (LLHPB), Sedangkan
Bencana non alam adalah bencana sosial budaya yang dalam program kegiatan aisyiyah menjadi urusan dari Lembaga Kebudayaan .
Yang bisa dilakukan dalam mengatasi wabah corona ini adalah menanamkan pada anggota keluarga berperilaku yang baik sesuai nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat.Budaya dalam keluarga akan menghasilkan keluarga yang harmonis contohnya menanaman moral dan etika tata krama terhadap sesama dalam keluarga maupun lingkungan sekitar serta tidak ikut menyebarluaskan berita hoac yang malah akan memperkeruh suasana.

Ketiga yaitu fungsi cinta dan kasih sayang contohnya ibu yang selalu mendoakan dan mengusahakan hal yang terbaik untuk anaknya meskipun kondisi ibu sedang tidak memungkinkan, misalnya untuk mengikuti peraturan dari pemerintah ikut menghmbau keluarganya agar tidak mudik lebaran nanti demi kesehatan baik pemudik maupun keluarga yang dirumah menerima kehadirannya.

Ke empat Fungsi Perlindungan yaitu menciptakan keluarga yang harmonis serta rasa aman di dalam keluarga , misalkan ada masalah semua kembali ke keluarga untuk sekedar curhat. Berusaha mencari informasi dan mengenali resiko covid yang mengancam banyak jiwa dalam keluarga serta mencari solusi bagaimana cara penanggulangan covid untuk seluruh penghuni keluarga misalkan membuat masker sendiri, membuat padasan ( air ditempatkan dalam wadah) di beri kran dan di lengkapi dengan sabun untuk cuci tangan. Di teras rumah masing-masing.Jadi apabila akan masuk rumah cuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk.

Ke lima Fungsi reproduksi, bahwa pendidikan pada anak adalah sejak dalam kandungan oleh karena itu perlu menjadikan putra putri agar kelak menciptakan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah serta memperoleh keturunan yang sholih sholihah.
Saat kondisi wabah covid ini, dalam mengadakan walimatul urusy sesederhana mungkin, yang penting sah syarat dan rukunnya.

Ke enam fungsi sosialisasi dan pendidikan.
Sosialisasi terhadap warga sekitar tempat tinggal akrab dengan tetangga. Kegiatan yang dilakukan pada waktu wabah corona, tetap menjalin keakraban dengan tetangga , tetap menggalang persatuan tali silaturrahmi meskipun untuk sementara jaga jarak, tidak berjabat tangan dan lain sebagainya yang bersifat kontak fisik.
Namun tetap berkomunikasi dengan baik dengan saling berbagi informasi yang benar dan patut untuk disebarluaskan.

Ke tujuh Fungsi ekonomi
Dahulu ada pembagian tugas yang sangat jelas bahwa bapak adalah pencari nafkah utama dan ibu mengurus keluarga. Dijaman era milenial ini fungsi bapak dan ibu sama-sama pencari nafkah sehingga fungsi ekonomi di topang oleh 2 sumber sehingga diharapkan bisa mempersiapkan tabungan untuk kondisi darurat, seperti dengan adanya wabah corona sehingga tidak begitu berdampak pada perekonomian keluarga, karena sudah terbiasa dengan hidup sederhana berhemat, selektif dalam belanja

Ke delapan Fungsi Lingkungan yaitu bagaimana agar keluarga mampu mengajarkan hidup di lingkungan yang aman, bersih dan sehat.
Warung hidup dan apotik hidup yang sejak dahulu kala dicanangkan kini mulai digalakkan.
Untuk berbagai tujuan antara lain menyalurkan hobi bercocok tanam, menghemat ekonomi karena kebutuhan sayur dan buah tercukupi dari halaman/pekarangan.

Semua fungsi keluarga ini apabila diterapkan dalam kehidupan sehari hari, dapat menciptakan keluarga yang tangguh menghadapi covid-19.

Kita semua sudah maksimal berusaha menjalankan kehidupan di dunia ini dengan berbagai ihtiar.
Tetap tenang, tidak panik, tetap waspada.
Pasti badai corona segera berlalu.
Wallahu a’lam bisshowab

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari