'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Ikhtiar Tingkatkan Ghirah Dalam Ber-'Aisyiyah di Masa Pandemi
12 September 2020 14:32 WIB | dibaca 289
 
JEPARA - Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Karimunjawa merupakan PCA yang terjauh dan terpencil di Jepara. Adanya pandemi Covid-19 membuat semakin terpuruknya kondisi kehidupan dan aktivitas persyarikatan, termasuk gerakan dakwah  'Aisyiyah.
 
Dalam situasi yang darurat itulah justru perlu dibangun ghirah/semangat dalam jiwa ibu-ibu 'Aisyiyah untuk kembali berkiprah. 
 
Problematika klasik terutama kurangnya insan penggerak mulai dari kurangnya para mubaligh/mubalighot baik dari lingkungan cabang Karimunjawa maupun dari daerah, juga kurangnya SDM yang mampu mengakses materi tentang program dan kegiatan 'Aisyiyah. Kapan lagi pergerakan yang dipelopori oleh Nyai Walidah, istri KH. Ahmad Dahlan, akan digerakkan, kalau tidak segera dibangkitkan ghirah-nya, sementara waktu terus melaju. 
 
Untuk itu di sela waktu dalam kunjungan kerja PDM ke Karimunjawa, Deny Ana I'tikafia, Ketua LLHPB Aisyiyah Jepara, meluangkan waktu untuk bertemu ibu-ibu 'Aisyiyah yang sudah lama tidak mengadakan kegiatan, agar diaktifkan lagi.
 
Bertempat di Masjid At-Taqwa Dukuh Alang-Alang, salah satu dukuh yang ada di Kepulauan Karimunjawa, pertigaan jalan menuju Pantai Tanjung Gelam, seusai menunaikan sholat isya', Jumat (11/9) bertepatan dengan tanggal 23 Muharram 1442 H, terbentuk kepengurusan baru dengan draf pengurus dengan ketua Khomsatun, sekretaris Ulfi Kholistya, dan bendahara Endang Sulistyoningsih. 
 
Gagasan terbaru yang muncul dalam musyawarah tersebut adalah mengadakan pleno perdana yang telah sekian lama mandeg. Selanjutnya diperoleh kesepakatan bahwa setiap malam Jum'at, 2 minggu sekali, selepas menunaikan sholat isya' akan langsung mengadakan pertemuan rutin.
 
Untuk memudahkan dalam mencari materi yang akan disampaikan, dibentuk WhatsApp grup, dengan materi bersumber dari PDA (Pimpinan Daerah 'Aisyiyah) Jepara.
 
Dalam kesempatan itu juga disampaikan materi dari Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) oleh Ibu Deny Ana I'tikafia, "Berkaitan dengan Divisi Lingkungan Hidup, menanam sayur mayur secara hidroponik perlu dilakukan, karena keterbatasan persediaan sayur mayur. Lahan susah untuk ditanami, dengan penyebab jenis tanahnya berupa bebatuan bercadas. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan diperoleh dari pasar Jepara yang tentunya mahal, terkait transportasi dijangkau lewat laut," terangnya. 
 
Untuk materi Penanggulangan Bencana, "Masa pandemi corona yang belum usai ini, perlu untuk tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS),  juga Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), tetap berupaya patuhi protokol kesehatan 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak," pungkasnya.
 
Tak lupa sebagai  penguatan ketahanan perekonomian keluarga, diselipkan pula program program ekonomi yang akan dilakukan bersama PCM setempat. (Deny Ana I'tikafia/PCA Karimunjawa)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari