'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Ketahanan Pangan Melalui Budikdamber Lele dan Tanam Sayur di Masa Pandemi Covid-19
07 September 2020 09:21 WIB | dibaca 230
 
JAKARTA UTARA - Bapak Muhamad Yamin, salah satu warga Kampung Sawah asal Bima NTB, adalah orang yang pertama kali saya hubungi terkait kegiatan pemeliharaan lele dalam ember dan tanam sayuran. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Membangun Kelentingan Keluarga Menghadapi Covid-19 oleh Pimpinan Pusat 'Aisyiyah bekerja sama dengan The Asia Foundation. Bapak Yamin selaku Ketua Muhammadiyah dan Ibu Siti Khotijah sebagai Ketua 'Aisyiyah Cabang Kampung Sawah menyambut baik. "Ibu, saya setuju sekali. Syukur Ibu, kami baru berpikir apa yang bisa dikerjakan masyarakat di sini. Di rumah terus, tidak punya penghasilan, warung kurang laku, tidak ada kegiatan," demikian jawaban Bapak Yamin.
 
Suami istri sarjana, berputera 2 orang, kehidupan keluarga Pak Yamin begitu sederhana. Namun, keluarga ini aktif di masyarakat. Rumahnya digunakan untuk PAUD dan TK 'Aisyiyah.
 
"Saya tinggal di Kampung Sawah sudah 23 tahun. Pada awalnya tidak ada keinginan untuk tinggal di sini karena tanahnya rendah, banyak sampah, becek, serta status tanahnya adalah tanah garapan. Namun di Jakarta ini harga rumah dan tanah mahal sekali, sementara kemampuan finansial saya belum mampu. Maka, saya putuskan membeli tanah garapan ini, dengan resiko suatu saat bisa digusur," cerita beliau. Bapak Yamin menuturkan bahwa wacana penggusuran itu selalu ada, seiring dengan perkembangan dan perubahan penduduk disini yang makin padat. Beliau tetap bertahan karena pekerjaan susah.
 
"Waktu ada tawaran menjadi guru di SD swasta saya terima. Syukur Alhamdullilah sekarang sudah menjadi kepala sekolah. Sejak awal kami tinggal disini selalu bersosialisasi dengan masyarakat, Kemudian menginspirasi adanya TK 'Aisyiyah, posyandu, bekerja sama dengan 'Aisyiyah Jakarta Utara. Saya aktif di Muhammadyiah dan istri saya jadi Ketua 'Aisyiyah Cabang Kampung Sawah," lanjutnya.
 
Sewaktu dihubungi mengenai proyek ketahanan pangan dengan memelihara lele dan tanam sayuran,  Bapak Yamin mengaku bersyukur. "Pikiran saya rasanya terbuka, Ya Allah semoga ini merupakan pertolongan Allah, karena dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini, semua warga kebingungan mencari nafkah. Banyak yang untuk sementara dirumahkan, tidak punya pekerjaan, dagang kurang laku. Oleh karena itu saya, keluarga, dan semua yang dapat bantuan peralatan untuk budidaya lele dan bibit sayuran, semangat untuk meneruskan usaha ini. Pengurus Karang Taruna RW lain ingin juga bekerja sama dengan 'Aisyiyah khususnya untuk pemeliharaan lele dan tanam sayuran ini, karena banyak anak muda yang menganggur," ungkap Bapak Yamin. (Soenanti/PDA Jakarta Utara)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari