'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
LLHPB 'Aisyiyah Blora Sambut Surat Edaran Gubernur dengan Gerakan Jumat Berkah
05 Februari 2021 16:20 WIB | dibaca 151
 
 
BLORA - Pandemi tidak harus dihindari karena memang kita tidak bisa menghindar, sebaliknya harus dihadapi bersama dengan bijak dan cerdas. Sudah banyak cara dan upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran dan merebaknya virus Corona. Namun, sampai saat inipun masih belum bisa menggilas tuntas sebaran Corona. 
 
Salah satu contohnya pengendalian penyebaran virus Corona yang dilakukan oleh pemerintah Jawa Tengah yaitu pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pemerintah Jawa Tengah menghimbau agar dua hari ini masyarakat tetap di rumah saja. Mengurangi kegiatan di luar rumah dengan mengurangi aktivitas sarana publik, atau bahkan menutup sementara tempat wisata, tempat hiburan, dan sebagainya.
 
Menanggapi situasi yang demikian itu Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) 'Aisyiyah Kabupaten Blora terusik dengan dampak yang timbul bagi masyarakat yang berpenghasilan harian. Misalnya saja, tukang becak, buruh harian, ataupun masyakarat yang penghasilannya didapat jika bekerja di hari itu. Memperkirakan dampak tersebut, pengurus Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) tergerak untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk meringankan beban mereka yang terdampak.
 
Memang gerakan Jumat berkah insyaAllah telah dilaksanakan setiap hari Jumat oleh para anggota PDA. Biasanya Jumat berkah berupa nasi kotak/nasi bungkus/uang. Kali ini Jumat berkah menyesuaikan dengan situasi terkini. Karena ada imbauan dari pemerintah untuk tetap di rumah saja selama dua hari, maka 'Aisyiyah berinisiatif Jumat berkah berupa bahan mentah/sembako/uang dengan harapan pada hari Sabtu dan Ahad ketahanan pangan mereka yang terdampak tetap terjaga.
 
Adapun teknik penyampaian, bahan mentah yang diberikan tidak harus dikoordinir masing-masing menyesuaikan kondisi situasi tempat tinggal. Sasaran, lokasi, dan cara penyampaian sudah terkondisikan setiap hari Jumat. Walau tanpa ada peraturan tertulis, ibu-ibu 'Aisyiyah sudah mempunyai sasaran dan lokasi penerima sehingga tidak terjadi doble penerima.
 
Mungkin Jumat berkah yang dibagikan kepada mereka yang membutuhkan belum bisa memenuhi kebutuhkan secara total, paling tidak semoga bisa meringankan beban mereka.
 
"Bukan berapa banyak yang diberikan kepada yang membutuhkan, melainkan seberapa tinggi kepedulian kita terhadap saudara kita yang membutuhkan," itulah motivasi yang disampaikan oleh Ketua PDA Blora beliau Ibu Hj. Siti Sofiyati Anas. (Tiknowati/LLHPB 'Aisyiyah Kab. Blora)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari