'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
LLHPB PDA Kebumen Peduli Musibah Banjir dan Longsor Kebumen
03 November 2020 14:37 WIB | dibaca 225
 
 
KEBUMEN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kebumen pada 26 Oktober 2020 mengakibatkan 13 kecamatan mengalami banjir dan tanah longsor. Akibat dari situasi tersebut sekitar 2.107 warga Kabupaten Kebumen mengungsi, di antaranya di SD Maurejo dan di rumah panggung Desa Sidobunder. Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PDA Kebumen, menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam dan longsor di beberapa kecamatan di Kebumen, diantaranya : Kecamatan Puring, Karanganyar, Alian dan Sruweng. Bantuan disalurkan langsung melalui PCA setempat berupa uang tunai, sembako dan masker.
 
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 1 November 2020, yang penyerahannya diwakili oleh PCA setempat dan diserahkan langsung ke lokasi bencana melalui Pemerintah Desa dan Poskor Penanggulangan Bencana Muhammadiyah.
 
Kepedulian LLHPB PDA Kebumen terhadap warga terdampak banjir juga diwujudkan dalam kegiatan Bakti Sosial berupa Pengobatan Gratis di Desa Kuwarisan - Kutowinangun yang bekerjasama dengan PKU Muhammadiyah Kutowinangun dan PCA Kutowinangun. Pengobatan gratis ini diharapkan dapat mengurangi dampak penyakit akibat banjir pada masyarakat dan mencegah terjadinya penyakit yang lebih berat.
 
Pada wilayah yang terkena tanah longsor di desa Pandansari Kecamatan Sruweng, LLHPB bersama dengan MDMC dan LazisMu juga melakukan assessment dan perbaikan tanah yang longsor serta rumah yang terdampak. Ketua LLHPB PDA Kebumen Ibu Sri Hadi Widiastuti menyampaikan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat karena bisa langsung diolah dan dibagikan kepada warga terdampak banjir. Harapannya ke depan bisa terus bekerjasama dengan relawan untuk saling menolong masyarakat dan Aisyiyah bisa terus meningkatkan bantuannya. LLHPB berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta menggugah kepedulian warga sekitar untuk saling tolong menolong antar sesame. Masyarakat yang menerima bantuan merasa sangat bermanfaat dan sangat terbantu karena pada situasi bencana dan seluruh keluarga harus mengungsi, merasa sangat repot untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan berupa sembako membuat dapur umum bisa terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir.
 
(Ibu Jariyah LLHPB PDA Kebumen, Jawa Tengah)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari