'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
LLHPB PWA Lampung Ajak Panti Asuhan Muhammadiyah dalam Program Kelentingan dan Ketahanan Pangan
20 September 2020 16:39 WIB | dibaca 268

 

LAMPUNG - Dunia saat ini tertuju kepada makhluk kecil yang Allah ciptakan, yang bernama virus Corona. Pandemi membuat perekonomian lumpuh, banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, pegangguran dimana-mana, jumlah kemiskinan meningkat. Ditambah lagi, masa pandemi Covid-19 yang belum pasti akan berakhir kapan memiliki dampak yang sangat terasa. Untuk itu diperlukan kelentingan dan ketahanan pangan. Dua kunci penting dalam hal ini yaitu ketersediaan pangan yang cukup dan merata, serta akses penduduk terhadap pangan, baik secara fisik maupun ekonomi.

Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Lampung, Dr. Erna Rochana kepada wartawan mengatakan bahwa pandemi tidak kemudian membuat kita bermalas-malasan, yang kemudian membuat kita menjadi hamba yang putus asa. Namun dengan adanya virus Corona ini harus membuat kita semakin bertaqwa kepada Allah dan bangkit untuk berbuat yang terbaik. Masa pandemi adalah peluang kita untuk berbagi, berinovasi dalam segala bidang. Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menanggapi situasi ini dengan mencanangkan Program Ta'awun untuk Negeri," kata Erna, Sabtu, (12/9/2020).

Ta'awun untuk Negeri adalah kegiatan yang dicanangkan PP Muhamadiyah di masa pandemi ini. Semua ortom di persyarikatan menyambut baik program ini. PP ‘Aisyiyah megistruksikan majelis dan lembaga untuk membuat kegiatan dalam merealisasikan program Ta’awun untuk Negeri. Sebagai contoh, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan dengan program Ketapang : Ketahanan Pangan. 

LLHPB sendiri memiliki program Kelentingan & Ketahanan Pangan. Program ini atas dukungan LLHPB Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dengan The Asia Foundation (TAF). Program ini dilaksanakan di 16 wilayah dan bertujuan membantu warga persyarikatan yang terdampak Covid-19 agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung adalah Budikdamber dan menanam sayur organik. Lokasi kegiatan berada di Panti Asuhan Muhammadiyah Budi Mulya 1 Kota Bandar Lampung dengan anak asuh berjumlah 130 orang dan pengasuh 10 orang, serta Panti Asuhan Muhammadiyah Budi Mulya 2 Kota Bandar Lampung berjumlah 12 orang dengan pengasuh 2 orang. 

"Alhamdulillah kegiatan Budikdamber dan menanam sayur organik sudah berjalan 1 bulan. Dalam perjalanan kegiatan tersebut ada kendala yang dihadapi. Namun, karena kegiatan dilaksanakan dengan gembira, maka kendala yang dihadapi bisa terlaksana," ucap Erna. 

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kewirausahaan anak asuh, sehingga jika mereka sudah tidak berada di panti bisa mempraktikkan kegiatan ini.

Kegiatan pelatihan dihadiri Founder Juli dari Polinela, Rahmalia dosen Darmajaya, Majelis Lingkungan Hidup PWM Fajar Sasora, Sekretaris PDM Kota Bandar Lampung Thabroni M Zuhri, Wakil Kepala Panti Budi Mulya Muhammadiyah 1 Haidir, Sekretaris panti Gito Waluyo, serta pengasuh panti. (ES/PWA Lampung)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari