'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Optimisme LLHPB PWA Bali dalam Berdakwah Melalui Keluarga Lenting
22 September 2020 12:16 WIB | dibaca 359

BANGLI – Bangli merupakan kabupaten di Provinsi Bali yang tidak memiliki laut. Kabupaten Bangli teletak di tengah-tengah pulau Bali, memiliki daerah wisata Danau Batur dan Kintamani. Di Bangli, muslim memang warga minoritas, namun ibu-ibu 'Aisyiyah tetap menunjukkan eksistensinya, dengan senang hati menerima kunjungan dan program keluarga lenting kerjasama Pimpinan Pusat 'Aisyiyah (PPA) bersama The Asia Foundation, dan LLHPB PWA Bali. Sebagai warga 'Aisyiyah yang berada di daerah, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Bangli mengapresiasi kedatangan tim Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (LLHPB PWA) Bali. Dengan adanya program ini, 'Aisyiyah di daerah seperti mendapat perhatian khusus dan merasa diperhatikan, dengan kondisi daerah Bangli yang masih sangat membutuhkan binaan, support, serta pencerahan khususnya di bidang majelis taklim dan pengembangan dakwah.

Sosialisasi program keluarga lenting yang dilaksanakan pada Sabtu (29/8) pukul 14.00-selesai bertempat di salah satu rumah warga Muhammadiyah, yaitu H. John Hendri di Banjar Petak, Bebalang Bangli. Beliau dengan senang hati sebagai tuan rumah menyambut tim LLHPB dengan suguhan kopi khas Bangli. Kegiatan program lenting dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangli, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Bangli, Ketua PDA Bangli, dan ibu-ibu 'Aisyiyah PDA Bangli. Agenda program keluarga lenting dilaksanakan di Bangli dengan menyerahkan alat komposter dan bibit tanaman pekarangan, yaitu cabe rawit, kangkung, dan pokcoy.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Bangli, Drs. Mad Basri., P.Si sangat mengharapkan adanya amal usaha, melihat kondisi warga muslim yang minoritas dan kegiatan keumatan masih di majelis taklim saja. Beliau menyampaikan, ibu-ibu 'Aisyiyah dan Muhammadiyah sebagian besar bekerja sebagai paramedis dan pengusaha, sehingga mengalami kelangkaan ustaz serta minimnya pengetahuan mengenai Muhammadiyah. Setiap kegiatan keislaman masih dilaksanakan di Masjid Agung Bangli, karena belum memiliki gedung dakwah/pertemuan Muhammadiyah. Dengan kedatangan LLHPB PWA Bali, beliau merasa seperti diperhatikan dan menyambut baik akan adanya program keluarga lenting.

Setelah sambutan Ketua PDM, Ketua LLHPB PWA Bali, Setyarti, S.S., M.Hum menyerahkan alat komposter dan bibit tanaman pekarangan kepada ketua PDA Bangli, Hj. Edmagusti, SKM, M.Si. serta didampingi oleh wakil Ketua MCCC Bangli, H. Jhon Hendri. Kemudian, Ketua PDA Bangli menyampaikan bahwa bantuan kompoter sangat bermanfaat dan akan diterapkan pada warga muslim di lingkungan majelis taklim Bangli. Selain itu sangat mengharapkan 'Aisyiyah Bangli dapat bersinergi dengan Muhammadiyah Kabupaten Bangli melalui tabulapot (tanaman dalam pekarangan) dengan jenis tanaman yang dapat dilombakan sebagai program lanjutan. Sebagai tindak lanjut, diharapkan adanya program melalui virtual untuk fasilitator untuk daerah dari LLHPB PWA Bali.

Kemudian ketua LLHPB PWA Bali menyampaikan dengan pemberian alat komposter, merupakan stimulan dalam berdakwah ke daerah sehingga banyak warga dapat merepon baik dalam berjihat lingkungan hidup bersama warga nonmuslim. Diharapkan keluarga lenting dapat save and share dalam ketahanan pangan melalui komposter. Selanjutnya penyampaian penggunaan komposter oleh Novena, tim dari LLHPB PWA Bali. Penggunaan komposter sebagai penyubur tanaman dan cara menanam tanaman pekarangan rumah disampaikan oleh Indriani, tim LLHBP PWA Bali. Sedangkan Inti Trisginarsih memberikan semangat dan motivasi dalam kebertahanan keluarga dengan mentransfer program yang telah dilakukan pada masa pandemi kepada PDA Bangli dan PDM Bangli dalam bentuk berbagi 100 nasi bungkus, cantelan dengan memberi bantuan lauk pauk, sayuran  dan beras, serta berbagi masker. Diharapkan program yang telah dilakukan dapat diterapkan juga di PDA Kabupaten Bangli. Diharapkan dapat membangkitkan ide dan menginspirasi dakwah di PDA Kabupaten Bangli. (Nove/LLHPB PWA Bali)

 

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari