'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Penyemaian dan Pembagian Bibit Sayur di Masa Pandemi Covid-19
29 April 2020 19:50 WIB | dibaca 308

Jepara - Penyemaian bibit sayur untuk dibagikan kepada masyarakat secara gratis merupakan salah satu kegiatan penunjang ketahanan pangan. Penyemaian bibit sayur terong, kemangi, cabe dan onclang tidak butuh tempat yg luas bisa memakai barang bekas dan dapat dilakukan setiap saat (mudah – murah – bermanfaat).

Memanfaatkan waktu luang saat ada himbauan Presiden RI JOKO WIDODO kepada seluruh masyarakat agar bekerja dari rumah – belajar dari rumah – beribadah di rumah ( stay at home ). Stay at home muncul setelah WHO ( World Health Organization ) mendeklarasikan virus corona ( corona virus disease atau covid 19 ) sebagai PANDEMI pada tgl 9 maret 2020 yang sampai kini sudah mengalami 2 kali perpanjangan waktu bahkan belom bisa diprediksi kapan berakhirnya.

Disebutkan dalam Q.S Ali Imron ayat 191 Allah berfirman bahwa semua yang diciptakan Allah tidak ada yang sia sia termasuk juga virus corona ini. Dibalik semua itu kita masih bisa melakukan banyak hal salah satunya adl penyemaian bibit ( pembibitan ) bermacam macam sayuran yg biasa dikonsumsi setiap hari untuk mencukupi kebutuhan menu 4 sehat 5 sempurna.

Liscorini adalah seorang ibu rumah tangga yang juga sebagai pendidik di Kelompok Bermain Aisyiyah tergabung dalam organisasi IGABA (Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal) berdomisili di desa Tahunan Rt 3/2 Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara dibantu seluruh anggota keluarga memanfaatkan waktu stay at home dg penyemaian bibit sayur.

Saat ini diamanahi oleh PDA Jepara sebagai Ketua Gugus Tugas KATAVID (Keluarga Tangguh Covid) untuk mensinergikan kegiatan ibu ibu aisyiyah untuk bisa beraktifitas yg positif, agar ketahanan pangan khususnya sayur mayur tercukupi dari halaman rumah.

Penyemaian bibit ini bisa dilakukan setiap waktu. Namun yang biasa dilakukan adalah dipagi hari pada jam 05.30 saat udara segar sampai selesai. Dan pembagian bibit juga banyak terjadi di pagi hari.

Penyemaian dilakukan di teras rumah tepatnya di parkiran sepeda motor karyawan meubel desa tahunan gang warung pakel. Desa Tahunan merupakan desa sentra ukir Jepara yang sekarang mengalami dampak corona sehingga banyak pengusaha pribumi yang menghentikan usahanya otomatis banyak juga pengangguran baru terutama ibu-ibu tukang amplas.

Kegiatan penyemaian benih ini merupakan langkah awal dari penanaman ( pembuatan warung hidup ). Diawali dari pengumpulan biji-biji sayuran kemudian direndam dg air setelah itu ditanam dg media tanam dalam gelas plastik bekas air mineral . Adapun media tanamnya kita campurkan tanah liat pupuk kandang dan sekam padi . Selanjutnya disiram air ditutup dg plastik dibiarkan sampai 3 – hari akan muncul benih baru.

Dengan adanya pembenihan ini akan didapat jumlah bibit yang lebih banyak dan siap dibagikan kpd masyarakat secara gratis.

Semoga semua masyarakat terinspirasi dan tergerak hatinya menanam sayuran di rumah masing masing untuk pemenuhan kebutuhan sehari hari dan tidak panik jika ada lonjakan harga pasar . Kegiatan pembibitan ini merupakan salah satu tujuan dari ketahanan pangan.

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari