'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Perdana Digelar, LLHPB Riau Sukses Selenggarakan Sosialisasi Kelentingan Keluarga di Masa Pandemi COVID-19
10 Agustus 2020 22:50 WIB | dibaca 57
 
 
 
PEKANBARU, - Puluhan guru dari amal usaha 'Aisyiyah dan Muhammadiyah antusias mengikuti webinar sosialisasi Kelentingan Keluarga yang berlangsung Senin, (10/8/2020) siang.
 
Acara yang digelar oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Riau sukses terselenggara berkat kerjasama dengan STKIP Aisyiyah Riau.
 
Ketua PWA Riau, Dra. Sariyah, MM., dalam sambutannya mengapresiasi adanya sosialisasi webinar kali ini.  Meskipun tengah dilanda pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), 'Aisyiyah Riau masih bisa eksis dan bangga menjadi salah satu penyelenggara dalam kegiatan.
 
"Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah turut bangga dengan diikut sertakannya kami oleh Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dalam webinar Kelentingan Keluarga dimasa pandemi COVID-19. Yang memang sangat diperlukan ketangguhan keluarga ditengan kondisi pandemi COVID-19," ujar Sariyah.
 
"Terima kasih atas kesediaan Pimpinan Pusat 'Aisyiyah sudah mengikutsertakan Pimpinan Wilayah dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan pandemi COVID-19," pungkasnya mengakhiri sambutan.
 
Hal serupa juga disampaikan Ketua LLHPB PPA Dra. Hening Purwanti Parlan, MM saat membuka acara webinar. Hening mengatakan bahwa untuk menjadi keluarga yang tangguh harus diperlukan indikator secara sistematis dan tertata dengan baik.
 
Pertama, mengetahui peranan dan fokus pribadi. Keluarga adalah basis dan landasan untuk menjadi daya lenting pertama bagi masyarakat dan keluarga harus memahami COVID-19. 
 
Kedua, mengenai ketahanan pangan menjadi masalah pertama untuk menjadi keluarga lenting.
 
"Penyebab keluarga tidak lenting ialah lingkungan yang yang buruk seperti pengelolaan sampah. Maka, perlu pengelolaan dan penataan lingkungan," ungkap Hening.
 
"Kurangi konsumtif yang menggunakan sampah plastik. Dengan cara membuat budidaya mulai dari pertanian dan peternakan," imbuhnya.
 
Selanjutnya, kata Hening, soal ketahanan pangan, menjadi pekerjaan utama dan dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak.
 
"Contoh yang bisa kita lakukan adalah dengan membeli keperluan sembako ke warung tetangga," tuturnya.
 
Selain itu juga mengajak seluruh pihak mulai dari kampus dan lembaga Muhammadiyah Aisyiyah. Serta dikerjakan degan gembira dan perlu adanya kolaborasi dengan banyak pihak.
 
"Terima kasih banyak, semoga acaranya lancar. Dengan ini kita buka acara wabinar keluarga lenting ini dengan membaca basmallah," pungkasnya mengakhiri sambutan.
 
Menariknya lagi, dalam acara webinar yang digelar perdana ini langsung dimoderatori oleh Managar Area LLHPB PWA Riau Dr. Wirdati Irma, S.Pd., M.Si.
 
Lebih lanjut dalam materi yang disampaikan Rahmah, M.Si ketua STKIP Aisyiyah Riau sekaligus Ketua Majelis Didasmen PWA Riau tetkait dengan situasi pandemi berkaitan dengan psikologi secara umum dan bagi anak. 
 
Rahmah memaparkan bahwa data hingga saat inu masih banyak negara maju dan berkembang tidak bisa memprediksi kapan pandemi COVID-19 ini akan berahkir. Sehingga masyarakat harus berteman dengan keadaan ini dengan menguatkan psikologi diri dan anak.
 
Gambaran keluarga tangguh yakni menyiapkan keluarga dengan sistem positif dan tidak menyalahkan kondisi. Dengan cara meyakinkan kepada keluarga bahwa kondisi saat ini bisa diatasi. 
 
"Menciptakan keluarga yang sayang keluarga. Dapat menciptakan komunikasi yang baik didalam keluarga. Orang tua sebagai sumber membangun keluarga tangguh dikala new normal," ungkap Rahmah.
 
Selanjutnya keluarga tangguh dapat tercipta dengan adanya perubahan komunikasi yang lebih intens di dalam keluarga dan menikmati waktu lebih lama bersama keluarga.
 
"Yang utama perlu kita jaga mulai dari fisik, psikologis, jaga jarak dan tetap memakai masker," pungkasnya mengakhiri materi. (Rmn/LLHPB Riau)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari