'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PWA Jawa Timur Kunjungi Lokasi Pilot Project Penanaman Pohon dan Sayur LLHPB PDA Kabupaten Blitar
15 November 2021 10:34 WIB | dibaca 82
 
 
BLITAR, llhpb.aisyiyah.or.id - Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Timur, Siti Dalilah Candrawati, melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Marmin Siswojo, tokoh Muhammadiyah Blitar yang wafat di Surabaya, Sabtu (13/11/2021).
 
Marmin Siswojo yang akrab disapa Pak Sis adalah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM Blitar) periode 2000-2005 sebelum pemekaran kota dan kabupaten. Kemudian, menjadi Ketua PDM Kabupaten Blitar periode 2005-2010 dan 2010-2015.
 
Usai takziah, Ketua PWA melakukan kunjungan ke kebun anggur yang dijadikan pilot project Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Blitar dalam program Penanaman Pohon dan Sayur dengan Sistem Pola Asuh, Ahad (14/11/2021).
 
Kunjungan tersebut diprakarsai sebagai tindak lanjut dari program kegiatan yang diadakan oleh LLHPB PP 'Aisyiyah berupa gerakan Penanaman Pohon dan Sayur dengan Sistem Pola Asuh kerjasama dengan Lazismu PP Muhammadiyah di 15 titik (area) di 10 wilayah, di antaranya adalah LLHPB Kabupaten Blitar.
 
"Kunjungan ibu ketua PWA sekalian adakan koordinasi. Selain itu, kami juga melaporkan perkembangan kegiatan LLHPB tempo hari usai launching," tutur Elya Muschabiati, Ketua LLHPB Blitar.
 
"Alhamdulillah menambah semangat untuk terus melakukan gerakan sosial juga meningkatkan ekonomi dari pengolahan lahan di sekitar rumah," imbuh
Siti Dalilah Candrawati mengapresisai PDA Blitar yang telah bergerak cepat dalam melaksanakan program 'Aisyiyah dan Lazismu tersebut.
 
Dalam kesempatan tersebut juga membicarakan kerja sama dalam hal Pendampingan Ikatan Pengusaha Aisyiyah (IPAS) Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA).
 
"Saya apresiasi kerja LLHPB Aisyiyah Blitar, harus istiqomah terkait pendampingan tanaman coklat dan pola asuh tanaman apapun di Blitar. Jika hasilnya nanti bagus PWA akan siap transfer program kepada PDA lain," ucap Dalilah.
 
"Blitar sebagai best practice-nya. Top markotop," imbuhnya.
 
Dalilah menekankan bahwa program tersebut adalah perluasan dari kelentingan keluarga dan komunitas utuk ketahanan pangan. *(elya/iwan/fah)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari