'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Sampah Menarik dan Populis Oleh Tangan-Tangan Trampil
12 September 2020 19:30 WIB | dibaca 70

BULELELNG - Dengan adanya pandemi Covid 19 di Indonesia, Pusat Aisyiyah (PPA) bersama The Asia Foundation memprakarsai program keluarga lenting dalam upaya mempertahankan keluarga untuk selalu sehat, lingkungan sehat, save life, sharing dalam bertahan ditengah pandemi. Lwmbaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PWA Bali yang telah menerima MoU pelaksanaan mensosialisasikan dan mentransfer program kebertahanan dalam keluarga yang dikemas dengan kegiatan proglam keluarga lenting, serta bermanfaat bagi kesejahteraan umat. Lokasi program yang akan dilaksanakan oleh LLHPB PWA Bali adalah di 9 kabupaten, yaitu Badung, Denpasar Kota, Buleleng, Jembrana, Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem, dan Klungkung.

Salah satu kabupaten bagian utara Pulau Bali adalah Buleleng dengan ibukota Singaraja, PDA Buleleng mendapat bantuan alat komposter dari LLHPB PWA Bali. Pada tanggal 15 Agustus 2020, LLHPB PWA Bali menyerahkan komposter dan bibit tanaman pekarangan kepada PDA Buleleng, pukul 10.00 WITA sampai selesai, bertempat di TK Aisyiyah Singaraja, Jl. Merak no. 21 Singaraja. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PDM Buleleng, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Buleleng, Ketua PDA Buleleng, dan ibu-ibu 'Aisyiyah Buleleng.

Ketua PDA Buleleng Dra. Hj. Supartini, menerima benih dan komposter didampingi Ketua PDM Buleleng, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Buleleng dan Ketua MCCC Buleleng. Para Peserta memahami cara menggunakan komposter dan beberapa peserta sudah membuat komposter dengan cara yang lebih sederhana. Sambutan ketua PDM Buleleng Muhammad Ali Susanto S.Pd., M.Pd sangat menarik, beliau menyampaikan; “ Sampah itu tidak menarik, tidak ada yang melirik, tidak populis, namun ibu/ibu Aisyiyah peduli dengan pengelolaan sampah sehingga membuat sampah menarik, populis, dan mempunyai nilai ekonomis’.

Setelah penyerahan komposter, Tim LLHBP PWA Bali mensosialisasikan penggunaan komposter, cara tanam bibit pekarangan, dan bertahan pada masa pandemi dalam kebertahanan keluarga. Masyarakat Buleleng siap menghadapi pandemi dengan gerakan ketahanan pangan keluarga dengan cara menanam tanaman pangan dengan kompos dari pengolahan sampah organik. Masyarakat Bulelelng telah mengaplikasikan program 3R, dengan memilah sampah mulai dari rumah sebagai tindak lanjut program LLHPB PWA Bali di PDA Buleleng. (Nove/LLHPB PWA Bali)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari