'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Surat Edaran LLHPB PP 'Aisyiyah tentang Gerakan Muktamar Resik
27 Oktober 2022 20:00 WIB | dibaca 317

Unduh surat edaran LLHPB PP 'Aisyiyah tentang Gerakan Muktamar Resik di sini

 

---

 

Surat LLHPB PP ‘Aisyiyah No. 031/PPA-N/X/2022

Perihal Edaran Gerakan Muktamar Resik

 

Kepada Yth.

Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB)

Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) se Indonesia

di tempat

 

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

 

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjukNya bagi kita semua dalam menjalankan organisasi dan aktivitas sehari-hari.

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengakui bahwa pada 2020 total produksi sampah nasional telah mencapai 67,8 juta ton. Artinya, ada sekitar 185.753 ton sampah setiap harinya dihasilkan oleh 270 juta penduduk. Atau setiap penduduk memproduksi sekitar 0,5 - 0,68 kilogram sampah per hari.

 

Perhelatan Muktamar ke 48 Muhammadiyah – ‘Aisyiyah pada 18-20 November 2022 mendatang di Surakarta, diprakirakan akan dihadiri sebanyak 1,2 juta orang per hari. Apabila angka timbulan sampah secara nasional berjumlah 0,5 kg sampah setiap orang per hari, maka diperkirakan akan muncul timbulan sampah sebanyak 600 ton per hari.

 

Sebagai momentum untuk menampilkan wajah Islam yang bersih, indah, dan bermartabat, maka acara Muktamar perlu kita dorong menjadi event yang zero sampah. Yaitu dengan cara meminimalisir sampah, baik sampah plastik, sampah makanan, hingga sampah perlengkapan dan peralatan. Muktamar yang zero sampah, atau kita sebut Muktamar Resik, perlu dilakukan oleh semua pihak yang hadir di Muktamar, baik peserta maupun penggembira.

 

Melalui surat edaran ini, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengajak seluruh Muktamirin dan Penggembira melaksanakan Green Muktamar dengan GerakanMuktamar Resik, untuk mewujudkan Muktamar yang bersih dan seminim mungkin menggunakan kantong/wadah/kemasan plastik sekali pakai.

 

Mari bersama kita laksanakan Gerakan Muktamar Resik, melalui:

 

  1. Mengurangi Sampah Plastik

 

Beragam jenis kantong/wadah/kemasan plastik sekali pakai membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk bisa terurai dan bisa merusak lingkungan. Oleh karena itu, setiap Peserta dan Penggembira Muktamar diwajibkan seminim mungkin menggunakan kantong/wadah/kemasan plastik sekali pakai, dan menggantinya dengan menggunakan wadah yang bisa digunakan secara berulang.

 

Setiap Peserta dan Penggembira Muktamar disarankan membawa:

 

  1. Tumbler/ Wadah Minum

Hindari penggunaan botol/gelas air kemasan plastik di setiap acara. Mari beralih dengan selalu membawa tumbler/ wadah minum sendiri untuk minum.

 

  1. Wadah dan Peralatan Makan (Lunch Box/ Wadah Guna Ulang)

Hindari penggunaan kertas minyak, styrofoam, sedotan plastik, sendok plastik, maupun wadah atau peralatan makan lainnya yang hanya sekali pakai dan akan menimbulkan sampah plastik. Mari membawa wadah dan peralatan makan sendiri yang bisa digunakan berulang kali.

 

  1. Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Hindari penggunaan kantong kresek atau kantong plastik sekali pakai untuk berbelanja. Mari kita siapkan kantong belanja dari kain atau wadah lainnya yang bisa digunakan berulang kali untuk membawa barang-barang saat berbelanja.

 

  1. Mengurangi Sampah Makanan

 

Merujuk data yang dirilis Sistim Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021, jenis sampah sisa makanan menjadi sampah terbesar dan tertinggi persentasenya dibandingkan jenis sampah lainnya, yakni sebesar 40.4 %.

 

Setiap Peserta dan Penggembira Muktamar disarankan untuk mengambil makanan secukupnya, agar tidak menimbulkan sisa sampah makanan, serta disarankan untuk membuang jenis sampah makanan tersebut ke tempat sampah yang telah disediakan.

 

  1. Mengurangi Sampah Perlengkapan dan Peralatan

 

Setiap Peserta dan Penggembira Muktamar diwajibkan untuk bertanggungjawab atas sampahnya sendiri, dengan cara memilah dan membuang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan.

 

Setiap Peserta dan Penggembira Muktamar diwajibkan untuk mengurangi berbagai jenis sampah lainnya, di antaranya adalah dengan cara:

  • membawa sapu tangan untuk mengurangi pemakaian tissue,
  • mengurangi penggunaaan karton, kertas, dan kaleng,
  • tidak menggunakanstyrofoam

 

Demikian edaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

 

Mari kita wujudkan Muktamar Resik. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan kepada kita, dan melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita.

 

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

 

Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah

Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana

 

 

Ketua: Dra. Nurni Akma

Sekretaris: Tri Lestari Masduki

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari