'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Tingkatkan Kualitas Dokumentasi Kegiatan, LLHPB NTB Ikuti Pelatihan Fotografi dengan Smartphone
25 Agustus 2020 16:02 WIB | dibaca 317

 

 

Fotografi bukan sekedar (terkait) dengan alat dan teknis memfoto, tetapi berhubungan dengan cara berfikir kita untuk mendapatkan objek yang menarik (Farid Gaban)

Melalui media Zoom, tadi malam, Jum’at, 21 Agustus 2020, para tim Program Keluarga Tangguh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat Wilayah Aisyiyah NTB bersama tim lain dari 16 wilayah di Indonesia mengikuti Pelatihan Fotografi melalui Smartphone yang diselenggarakan oleh LLHPB Pimpinan Pusat 'Aisyiyah dan The Asia Foundation.  Acara ini dibuka oleh Bunda Dra. Nurni Akma, sebagai Koordinator LLHPB PP Asyiyah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa wahyu pertama yang turun adalah perintah membaca. Iqra’ merupakan  landasan bagi umat muslim untuk selalu berkarya yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, diantaranya melalui tulisan dan foto.

Foto, menurut Farid Gaban, seorang jurnalis senior dari Yayasan Jamrud Katulistiwa yang juga menjadi narasumber pada pelatihan ini, menyiratkan banyak makna. Dengan teknik memfoto yang benar, maka objek akan dapat dipahami dengan baik meskipun tanpa ada penjelasan secara tertulis.  

Dengan berbekal smartphone, fotografi dapat dilakukan dengan mudah dan murah. Meskipun ada beberapa kekurangan, di antaranya tidak bisa mengatur bukaan, tidak  bisa mengatur speed, tanpa filter UV, dan tidak punya lensa makro sebagaimana kamera profesional. Akan tetapi, hasil foto dari kamera smartphone yang ada saat ini, sudah memenuhi standar untuk mendapatkan kualitas foto yang baik, tutur Farid Gaban, yang pernah mendapatkan fellowship dari The Asia Foundation untuk keliling Amerika selama tiga bulan.  Yang penting adalah kreativitas dan imajinasi. Farid menambahkan bahwa untuk mendapatkan foto yang baik, maka sebaiknya foto dilakukan pada pagi atau sore hari. Pagi hari sebelum jam 9, dan sore setelah jam 3. Selain itu, yang terpenting adalah berlatih terus menerus untuk mendapatkan foto terbaik.

Melalui kegiatan ini, Hening Parlan berharap bahwa ibu-ibu 'Aisyiyah dapat mendokumentasikan seluruh aktivitas kegiatan di lapangan dengan baik, dengan menggunakan smartphone. (Nikmah/LLHPB PWA NTB) 

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari