'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Warga Pokolimo Torehkan Tanda Tangan Siap Jadi Pengasuh Pohon LLHPB 'Aisyiyah Tulungagung
26 November 2021 12:58 WIB | dibaca 38
 
TULUNGAGUNG, llhpb.aisyiyah.or.id - "Andai kamu tahu esok akan kiamat sementara di tanganmu masih memegang bibit tanaman, maka tanamlah," ujar Ustaz Timour memulai paparannya pada kajian yang dilaksanakan pada hari Ahad (14/11).
 
Ustaz Timour yang merupakan Koordinator Penyuluhan Pertanian Lapangan Kabupaten Tulungagung memberikan beberapa pesan khusus kepada warga Dusun Pokolimo. Pertama, jangan sampai peristiwa banjir yang terjadi di Kalidawir, Besuki, dan Tanggunggunung terjadi di Pokolimo, dimana petani lebih mementingkan menanam tanaman pangan dari pada tanaman tegakkan. Kedua, hindari penggunaan pupuk organik selain merusak tanah, penggunaan pupuk organik berakibat buruk pada manusia. Ketika, sebaik-baik tanaman adalah yang tumbuh di bukit yang mendapatkan air hujan yang maksimal, dan itu ada di Dusun Pokolimo, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung.
 
Yang menarik dari kegiatan ini adalah warga Dusun Pokolimo dengan senang hati menorehkan tanda tangan di papan kesepakatan bersama yang berbunyi "Mari Kita Jaga Bersama Keberlanjutan Pohon, Menanam Satu Pohon Menyelamatkan Ribuan Makhluk Hidup".
 
Rasa senang ini diungkapkan Katiyem, warga Dusun Pokolimo, "Saya senang karena bisa berobat gratis dan setelah ngaji diberi bibit untuk ditanam dan dirawat. Saya memilih bibit jeruk, sukun, dan petai untuk saya tanam dan saya rawat di dekat rumah," ucapnya.
 
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Tulungagung Endah Wijayanti menuturkan, kegiatan tersebut digelar terbatas dan merupakan bagian dari rangkaian Milad 109 Muhammadiyah yang bersamaan dengan Launching Program Penanaman  Pohon dan Sayur dengan Sistem Pola Asuh. 
 
"Diikuti dengan jumlah peserta yang terbatas terdiri dari pimpinan persyarikatan maupun dari warga Dusun Pokolimo, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung," tuturnya.
 
Dia juga menagtakan, kegiatan Milad Muhammadiyah itu juga didukung Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Tulungagung dengan mengutus tenaga medisnya.
 
"Pihak rumah sakit mengerahkan 1 orang dokter dan 2 orang perawat, serta 2 tenaga farmasi untuk mendukung acara ini," tuturnya.
 
"Ada 56 orang warga yang diperiksa kesehatannya dan siap menjadi  bapak dan ibu asuh pohon yang telah diberikan LLHPB PWA Jatim melalui LLHPB PDA Tulungagung," tutupnya. *(iwan/endah/fah)
Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari